Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 November 2012

Cuap-cuap dengan Teman #1. "About Love"

Beberapa malam yang lalu, ada seorang teman yang bertanya kepada saya. "Boleh gak sih seorang muslimah suka dengan seorang laki-laki?". Ketika ia bertanya boleh atau gak nya jawabannya adalah Boleh. Menyukai seseorang adalah hak kita dan tidak ada yang boleh merebut atau mengambil hak itu dari diri kita. Islam pun tidak melarang seseorang untuk menyukai orang lain. Bahkan salah satu ajaran Islam melarang kita untuk membenci orang lain, dan justru menjadikan iman seseorang itu sempurna ketika dia bisa mencintai seseorang karena Allah melebihi cinta terhadap dirinya sendiri. Lalu, muncul pertanyaan lagi "Bagaimana seseorang dikatakan mencintai orang lain karena Allah"? jawabannya adalah ketika ia mencintai orang lain karena segala kebaikan yang ada dalam diri orang yang dicintainya dan juga menjadikan dirinya lebih dekat kepada Allah karena meniru apa yang dilakukan orang yang dicintai tersebut. Intinya, dengan mencintai orang lain tidak akan menjadikan dirinya jauh dari Allah dan melakukan larangan Allah SWT. Seseorang yang mencintai orang lain dengan segenap ketulusan hati dan tidak ada maksud membuat orang yang dicintai menjadi terluka ataupun berbuat maksiat dan semakin jauh dari Allah, kelak di Akhirat Allah SWT akan mempertemukannya dengan orang yang dicintainya itu. 

Jumat, 28 September 2012

KANGEN

Kangen. Satu kata yang akhir-akhir ini sering singgah dalam hidupku. Genap setahun sudah aku meninggalkan kota Kediri yang menjadi tempatku belajar selama 6 tahun, mulai dari SMP hingga SMA. Rasa kangen yang kurasakan benar-benar sulit dihapus. Kenangan-kenangan saat bersama teman-teman yang juga berasal dari daerah perantauan selalu terbayang-bayang dalam pikiranku. Meski kini sudah mendapatkan teman-teman baru yang juga gak kalah asyiknya, namun tetap saja kebersamaan selama 6 tahun tinggal di Pesantrean (satu atap, satu kamar, satu nasib, satu tekad, satu lauk pauk) tidak dapat dilupakan dan digantikan dengan yang lain. Kesibukan-kesibukan yang menjadi ciri khas mahasiswa pun menjadi hambatan untuk bertemu. Bahkan sekedar bertegur sapa atau bercakap-cakap via social network pun jarang. Tragis memang...mengingat hanya karena tempat yang saling berjauhan menjadikan kita nampak tak saling mengenal. Kemanakah kenangan-kenangan saat kita bersama? Belajar besama, tidur bersama, bercengkerama bersama, musyawaroh bersama, antri kamar mandi bersama, makan bersama, dan semuanya yang selalu kita lakukan bersama. Aku sungguh merindukanmu sobat, merindukan setiap momen kebersamaan kita....