Tampilkan postingan dengan label mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mahasiswa. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 November 2012

Menunggu....

Menunggu..berbicara tentang satu hal ini membuat kepala saya rasa-rasanya ingin pecah. Menunggu itu hal yang sangat membosankan, menjenuhkan, menyebalkan, dan sederet kata-kata yang identik dengan itu. Menunggu membuat diri ini serasa ingin segera menarik mereka untuk secepatnya datang atau bahkan yang lebih ekstrem lagi pengen rasanya sesekali balas dendam agar mereka merasakan bagaimana rasanya menunggu. Terlebih ketika sudah ada janji sebelumnya untuk datang tepat waktu...dan tapi sekarang 45 menit sudah saya menunggu dan belum ada yang datang...."_". Meskipun sudah ada beberapa balasan SMS yang intinya mengatakan kalau mereka yang sudah bikin janji "lagi otw" lah atau lagi ada acara apa lah..tapi kan ketika sudah ada janji paling gak jangan membiarkan orang lain menunggu sampai hampir 1 jam ini....apalagi ini adalah kebutuhan dan juga kewajiban mereka. Well, kalau masalah "kebutuhan" sih saya jadi meragukan hal itu, apa benar mereka butuh dengan hal ini??? Saya merasa hanya saya seorang yang bener-bener care dengan satu hal ini...atau mungkin saya terlalu terobsesi dengan hal ini? Mungkin di satu sisi memang iya, tapi ini memang prinsipku "Lakukan segala hal (apapun itu) dengan semaksimal mungkin" apalagi yang ada kaitannya dengan kewajiban saya sebagai seorang mahasiswa. Ketika prinsip saya memang seperti itu tidak ada salahnya kan kalau saya benar-benar merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sabtu, 10 November 2012

Cuap-cuap dengan Teman #1. "About Love"

Beberapa malam yang lalu, ada seorang teman yang bertanya kepada saya. "Boleh gak sih seorang muslimah suka dengan seorang laki-laki?". Ketika ia bertanya boleh atau gak nya jawabannya adalah Boleh. Menyukai seseorang adalah hak kita dan tidak ada yang boleh merebut atau mengambil hak itu dari diri kita. Islam pun tidak melarang seseorang untuk menyukai orang lain. Bahkan salah satu ajaran Islam melarang kita untuk membenci orang lain, dan justru menjadikan iman seseorang itu sempurna ketika dia bisa mencintai seseorang karena Allah melebihi cinta terhadap dirinya sendiri. Lalu, muncul pertanyaan lagi "Bagaimana seseorang dikatakan mencintai orang lain karena Allah"? jawabannya adalah ketika ia mencintai orang lain karena segala kebaikan yang ada dalam diri orang yang dicintainya dan juga menjadikan dirinya lebih dekat kepada Allah karena meniru apa yang dilakukan orang yang dicintai tersebut. Intinya, dengan mencintai orang lain tidak akan menjadikan dirinya jauh dari Allah dan melakukan larangan Allah SWT. Seseorang yang mencintai orang lain dengan segenap ketulusan hati dan tidak ada maksud membuat orang yang dicintai menjadi terluka ataupun berbuat maksiat dan semakin jauh dari Allah, kelak di Akhirat Allah SWT akan mempertemukannya dengan orang yang dicintainya itu. 

Jumat, 19 Oktober 2012

Penasaran....

UTS semakin mendekat...tinggal seminggu lagi mahasiswa/i calom SKM akan menghadapi mid-test. Rasa-rasanya baru kemarin degh liburan semester dua berakhir kok sekarang udah kembali bertemu dengan yang namanya mid-tes.....:( berbicara tentang mid-test sih sebenarnya gak ada yang perlu ditakutkan kalau kita rajin membaca dan menulis.....:) tapi memang dibutuhkan trik-trik khusus menangani sindrom2 baru yang sifatnya datang dan pergi sebelum dan sesudah ujian, misalnya aja sindrom M (malas, mrengut, mumet, melek bengi) dll.........bahkan biasanya virus fotokopi pun semakin merajalela...fenomena yang ada di kampus saya nih, tempat fotopian laris manis diburu oleh mahasiswa, REJEKI NOMPLOK, kata bang2 fotokopian.

Jumat, 28 September 2012

BERJUANG

Gak terasa setahun sudah status mahasiswi melekat pada diriku. sebuah status yang cukup berat menurutku. Why??? Karena konon katanya dan aku juga setuju bahwa mahasiswa adalah agent of change. Tapi mana bukti realnya? Jujur saja, kalau aku untuk saat ini belum memenuhi yang satu itu. Perubahan. Yups, aku belum berhasil melakukan satu perubahan. Well, tinggalkan dulu yang satu ini.

Semester 3 telah datang.....Aku pun menyambutnya dengan semangat yang tinggi dan berharap semoga semangat ini tidak akan luntur. Dengan penuh pertimbangan, akhirnya aku pun memutuskan untuk mengambil jatah paket maksimal yang aku dapatkan, 24 SKS. Resikonya tentu saja aku harus belajar lebih giat dan pandai-pandai mengatur waktu. Belum lagi ada beberapa dosen yang mengatakan kalau mahasiswa angkatan 2011 yang mengambil semester atas harus berjuang mati-matian demi mendapatkan A.