Jumat, 19 Oktober 2012

Penasaran....

UTS semakin mendekat...tinggal seminggu lagi mahasiswa/i calom SKM akan menghadapi mid-test. Rasa-rasanya baru kemarin degh liburan semester dua berakhir kok sekarang udah kembali bertemu dengan yang namanya mid-tes.....:( berbicara tentang mid-test sih sebenarnya gak ada yang perlu ditakutkan kalau kita rajin membaca dan menulis.....:) tapi memang dibutuhkan trik-trik khusus menangani sindrom2 baru yang sifatnya datang dan pergi sebelum dan sesudah ujian, misalnya aja sindrom M (malas, mrengut, mumet, melek bengi) dll.........bahkan biasanya virus fotokopi pun semakin merajalela...fenomena yang ada di kampus saya nih, tempat fotopian laris manis diburu oleh mahasiswa, REJEKI NOMPLOK, kata bang2 fotokopian.

Jumat, 28 September 2012

KANGEN

Kangen. Satu kata yang akhir-akhir ini sering singgah dalam hidupku. Genap setahun sudah aku meninggalkan kota Kediri yang menjadi tempatku belajar selama 6 tahun, mulai dari SMP hingga SMA. Rasa kangen yang kurasakan benar-benar sulit dihapus. Kenangan-kenangan saat bersama teman-teman yang juga berasal dari daerah perantauan selalu terbayang-bayang dalam pikiranku. Meski kini sudah mendapatkan teman-teman baru yang juga gak kalah asyiknya, namun tetap saja kebersamaan selama 6 tahun tinggal di Pesantrean (satu atap, satu kamar, satu nasib, satu tekad, satu lauk pauk) tidak dapat dilupakan dan digantikan dengan yang lain. Kesibukan-kesibukan yang menjadi ciri khas mahasiswa pun menjadi hambatan untuk bertemu. Bahkan sekedar bertegur sapa atau bercakap-cakap via social network pun jarang. Tragis memang...mengingat hanya karena tempat yang saling berjauhan menjadikan kita nampak tak saling mengenal. Kemanakah kenangan-kenangan saat kita bersama? Belajar besama, tidur bersama, bercengkerama bersama, musyawaroh bersama, antri kamar mandi bersama, makan bersama, dan semuanya yang selalu kita lakukan bersama. Aku sungguh merindukanmu sobat, merindukan setiap momen kebersamaan kita....


BERJUANG

Gak terasa setahun sudah status mahasiswi melekat pada diriku. sebuah status yang cukup berat menurutku. Why??? Karena konon katanya dan aku juga setuju bahwa mahasiswa adalah agent of change. Tapi mana bukti realnya? Jujur saja, kalau aku untuk saat ini belum memenuhi yang satu itu. Perubahan. Yups, aku belum berhasil melakukan satu perubahan. Well, tinggalkan dulu yang satu ini.

Semester 3 telah datang.....Aku pun menyambutnya dengan semangat yang tinggi dan berharap semoga semangat ini tidak akan luntur. Dengan penuh pertimbangan, akhirnya aku pun memutuskan untuk mengambil jatah paket maksimal yang aku dapatkan, 24 SKS. Resikonya tentu saja aku harus belajar lebih giat dan pandai-pandai mengatur waktu. Belum lagi ada beberapa dosen yang mengatakan kalau mahasiswa angkatan 2011 yang mengambil semester atas harus berjuang mati-matian demi mendapatkan A.

Penyesalan.........


Malam ini kucoba kembali untuk menulis, menceritakan episode cerita kehidupanq. Meski dengan air mata yang berlinang, kupaksakan untuk tetap merangkai kata demi kata menceritakan betapa durhakanya diriku. Durhaka? Ya durhaka.....dan aku patut bersyukur juga karena Allah SWT langsung membalasnya kedurhakaanku hari itu juga.
Malam minggu kemarin, ummi ku telepon. Tepat beberapa saat setelah maghrib, HP q berbunyi. Segera saja kuangkat saat melihat nama adikku tertera di layar telepon. Well, karena memang ummi ku tidak bisa mengoperasikan HP jadi beliau memakai HP adikku. Awalnya biasa, sekedar menanyakan kabarku. Gimana kabarnya? Sehat ga? Kuliahnya gimana? Lagi ngapain? Dan beberapa pertanyaan lain yang tidak mungkin aku tuliskan disini. Percakapan dengan ummiku diakhiri dengan pesan beliau untuk tidak keluar kemana-mana. Baru saja, mengakhiri percakapan via HP dengan ummiku, aku mengajak temen kuliahku untuk pergi ke BK membeli kebutuhan sehari-hari ala anak kost.

Kamis, 06 September 2012

Hari-hari di Kota Belimbing



Kota belimbing. Yups itu adalah salah satu nama lain dari kota blitar, tempat bapak proklamator negara kita dimakamkan, Ir. Soekarno. Pengalaman berhargaku di kota tersebut terjadi pada tahun 2009, saat diselenggarakannya POSPEDA IV Provinsi Jawa Timur dimana kota blitar ditunjuk sebagai tuan rumah event bergengsi di provinsi jatim ini. Lomba yang berlangsung mulai dari tanggal 11-16 mei sangat berkesan bagi saya. Why? Selain menambah pengalaman saya dalam mengikuti perlombaan, juga menyumbangkan angka banyaknya kenalan-kenalan saya dari berbagai daerah di wilayah jawa timur khususnya, dan juga menambah daftar kota baru yang saya kunjungi yaitu kota blitar.

Senin, 27 Agustus 2012

Suka Duka dalam Mengajar

Mengajar. Satu kata yang memiliki beribu peran dan aktivitas di dalamnya. Mengajar tidak hanya memberika pelajaran, namun juga mengandung arti membimbing, menjadikan orang tidak tahu menjadi tau, mendidik, berbagi, dan beberapa arti yang lain. Saya pernah mendapatkan suatu pengalaman mengajar yang sangat berarti bagi saya. Saya kelas 3 SMA waktu itu dan ditunjuk oleh pengurus yayasan tempat saya belajar untuk mengajar baca tulis Al-Qur’an khusus anak-anak yang baru masuk ke yayasan itu.
Singkat cerita akhirnya saya pun menyanggupi permintaan dari yayasan dan mulai mengajar adik-adik kelas yang sangat beraneka ragam karakternya. Awalnya saya juga merasa canggung untuk mengajar dan sempat bingung bagaimana teknik mengajar yang benar, mengingat saya pada waktu itu masih dikategorikan juga sebagai siswa, bukan guru atau tenaga pendidik yang mungkin sudah mengikuti sertifikasi. Namun, saat itu prinsip saya adalah mengikuti pedoman atau acuan mengajar seperti yang guru-guru saya lakukan. Satu hal yang menjadi tantangan berat saya waktu itu adalah mengajar anak-anak yang memang baru pertama kali belajar. Selain itu juga waktu pembelajaran yang diadakan di pagi hari setelah sholat shubuh membuat makin banyaknya tantangan bagi saya dalam mengajar. Banyak anak didik yang waktunya untuk mengikuti pembelajaran BTA (Baca Tulis Al-Qur’an) malah keasyikan tidur. Terlebih lagi ada satu anak yang masih kelas 1 SD dan susahnya minta ampun untuk diajari BTA. Waktu itu saya benar-benar hampir frustasi menghadapi anak-anak yang sangat susah diatur. Namun ternyata berbekal dengan pengalaman saya dulu sebagai murid yang menginginkan suasana berbeda dalam proses pembelajaran, akhirnya saya pun juga mencoba untuk membuat beberapa terobosan agar suasana dalam pembelaran lebih hidup dan tidak ada lagi yang tertidur. 

Mathematic Is Rollercoaster For Me

Matematika!!! Satu kata yang ketika disebutkan memberikan efek yang berbeda-beda pada tiap-tiap orang. Efek senang, takut, cemas, khawatir, sebel, bete, cinta, benci, dan sebagainya muncul ketika kata ini disebutkan. Yups, matematika memang seringkali menjadi dilema bagi beberapa orang, bahkan ada yang rela bunuh diri mengambil kelas IPS hanya untuk menghindari Matematika.